Fenomena Menarik dari Outbound di malang

21/06/2014 § Leave a comment

Outbound di malang menjadi hal yang sangat menarik bagi para pencari informasi dan pemberi informasi. Tingginya persaingan penyedia informasi dalam hasil pencarian keywords tersebut melahirkan beberapa cara mulai dari yang gratisan sampa yang berbayar seperti google ads. Apa yang menarik?

Yang menarik adalah sebuah proses bagaimana penyedia informasi bisa berada di halaman satu hasil mesin pencari. Buktinya adalah, tulisan ini juga berusaha untuk ikut memperkuat salah satu tulisan tentang outbound di malang yang sudah kami buat dengan menggunakan blog gratisan. Harapannya adalah dengan memberi penguatan pada blog tersebut dan semoga bisa berdampak pada website utama.

Benarkah cara ini akan berhasil? kita tunggu khasiat dari outbound di malang dengan dukungan cara gratis

Advertisements

Etosha National Park Safari Teaser

21/06/2014 § 1 Comment

belajar tentang alam dan seisinnya

Are you ready white water rafting?

17/06/2014 § Leave a comment

Rafting di malang .Last week with friends during sma first, fateful meeting at. Initially just to chat and enjoy a relaxing coffee while the story when the first school. When some friends of state can attend the event at the end we chose the location for a coffee in riverside districts in the city of Malang. We look forward to enjoying different atmosphere in the city of Malang, East Java.

Having a coffee in the bale kanthi arussina rafting basecamp site, all of a sudden one of your friends ask, Is your completed crashing rapids river?. A challenge that should prompt us to answer. Brave. Once agreed, we finally ordered to guide rafting trip journey to follow. After we finished up and change clothes, we gathered for an explanation of rafting activities. Rafting on the river rafting Bango together. arussina located on Jl. Terusan sulfat 44 A Malang, East Java.

rafting di malang

merasakan sensasi rafting

At the initial stage of the guide explains the events surrounding the Festival. extended paddling techniques and safety while rafting around. Some of the possible risks and how to save yourself short description of provisions for rafting activities. Then we invited the head of the river not far from basecamp. Slight warming of injury in order to avoid muscle and shouts passionately to add strength to face the challenges of rafting.

After all in the boat, we turned off from the river Bango. Although the first time, but because of this challenge should we underwent.
The first successful challenge of the rapids we went through. This first rafting experience, I was brave and had not felt fear again. and turned down the River Rafting is very unusual with oneself.

Rafting di Malang bersama arussina rafting

13/06/2014 § Leave a comment

Dalam rangka World environment day 2014, kami mendapat undangan untuk berpartisipasi kegiatan silahturrahim pegiat alam di basedcamp rafting di Malang. Ternyata kegiatannya cukup menarik, Kampanye jangan buang sampah di sungai, Bersih bersih sungai dan fun rafting. akhirnya kami datang mengikuti kegiatannya pada tanggal 5 Juni 2014.

Kamis, 07.00 jalanan terusan Sulfat kota Malang sudah ramai oleh kendaraan bermotor dan mobil. Semangat menjalani kehidupan tampak dari pengendara menuju tempat kerja. Dari beberapa pengendara motor ternyata diduga ada yang mempunyai kebiasaan membuang sampah di Sungai saat berangkat kerja. Yang paling sering kami temui adalah kebiasaan membuang Popok di Sungai. Kebiasaan ini ternyata dari sebuah mitos bahwa popok tidak boleh di bakar. karena kalau dibakar kulit sang bayi akan “suleten” tutur seorang oknum yang masih sering buang sampah di Sungai.

rafting di malang

environment day 2014

Mitos yang berkembang di kalangan keluarga muda inilah yang akhirnya menjadi alasan kenapa membuang sampah di Sungai. Ketakutan sampah di buang di tempat sampah yang akhirnya di bakar di TPA tempat pembuangan akhir memberikan kekhawatiran berdampak pada sang bayi yang sakit dan bisa menangis. Aneh, di tahun 2014 ternyata masih berkembang mitos yang bisa membahayakan kesehatan lingkungan. Membayangkan jumlah keluarga muda yang begitu banyak dan akhirnya punya kebiasaan yang sama… terus bagaimana solusinya?

Solusi reaktif sempat terucap dari beberapa teman. Dikumpulkan dan terus di bakar saja popoknya, biar akhirnya tahu bahwa sampah popok yang selama ini di buang di sungai juga akhirnya di bakar. langkah ini di ambil agar memberikan pemahaman dan shock pembuang sampah bahwa sekarang di sungai juga tidak serta merta popok basah dan hanyut sampai laut. Akan tetapi sekarang sampah popok yang di buang di sungai, kami kumpulkan dan BAKAR. tapi solusi reaktif inipun masih dalam diskusi, kalau kita membakar khan juga pencemaran udara?

Adakah yang punya solusi?

 

 

 

 

 

Where Am I?

You are currently viewing the archives for June, 2014 at My Adventure.