Memenjarakan nafsu yang tambah liar

12/07/2013 § 2 Comments

Diberi kesempurnaan Otak adalah anugerah yang maha sempurna dari Tuhan, akan tetapi entah kenapa pada saat bulan yang dimuliakan olehNya terdapat sebuah peringatan untk mengendalikan “nafsumu”. Saat ditanya mana yang paling besar pengaruh dari indramu yang menyebabkan nafsu menjadi liar? hanya bisa terdiam dan mencoba mencari dalam diri apa yang terjadi pada diri ini.

Ramadhan yang dibuat mulia, menjadi sebuah pembelajaran akan arti siapa diri ini. Otak yang telah diberikan sebagai penyempurna ternyata menyimpan sebuah ke”liar”an yang semakin menggebu saat harus dipenjarakan dalam upaya “berhenti” atau seing diistilahkan dengan “poso”. Semakin dipenjarakan ternyata Otak ini semakin berbuat mencari cara bagaimana keluar menjadi “nafsu” yang tak tertahankan.

Lalu bagaimana mengendalikannya? Dalam sebuah barisan pembelajaran yang miskin akan canda pelawak terdengar sebuah kritikan pedas “bagaimana menaklukkan Otak untuk mau menyapa sang penciptaNya?” Kembali hanya terdiam diri menunggu sebuah proses learning tanpa tanya.

Menghentikan sejenak atau mengurangi kecepatan laju otak berpikir tentang dunia ini ternyata tidak semudah menginjak rem mobil yang sedang melaju dengan kecepatan 100 Km. Dan ternyata sebuah cerita tentang kecepatan berpikir otak yang seperti pesawat superjet ternyata benar adanya kalau diri ini merasakan bagaimana sebuah kebingungan untuk mengurangi kecepatannya. Timbulah sebuah tanya “bagaimana menghentikan kecepatan pesawat superjet dengan kecepatan tinggi?” “Apa yang akan terjadi jika dikurangi kecepatannya?” hanya sentum kecil dalam hati menertawakan diri ini.

Ramadhan 2013 membawa kembali pencarian jati diri dan sebuah tanya siapa diri ini? dan untuk apa Tuhan memberikan semua ini? Semoga dalam bulan seribu bulan yang dibuat mulia oleh Tuhan yang di dalamnya diturunkan petunjuk dalam “nuzzulul Qur’an” semoga memberi hidaya pada diri yang hina ini. amin semua adalah tentanNYa.

Advertisements

Membuka kembali buku Ta’limul Muta’allim

09/07/2013 § Leave a comment

Sebuah buku tua terjemahan Ta’limul Muta’allim tentang bimbingan bagi penuntut ilmu, malam ini kami buka dan baca kembali.¬† Buku ini diterjemahkan oleh Drs. H. Aliy As’ad, M.M. yang diterbitkan oleh percetakan Menara Kudus, Jl. Menara No. 4 Kudus. Buku ini dicetak pertama kali pada Desember 1978 dan direvisi pada bulan Juli 2007. Meskipun buku tua akan tetapi bisa memberi informasi bagaimana sebenarnya ilmu dan mencari ilmu menurut buku ini.

Dunia pendidikan yang saat ini mulai dipertanyakan tentang arah dan esensinya, menjadikan diri ikut untuk selalu mencari bagaimana sebenarnya ilmu itu dan bagaimana cara mendapatkannya. Dan bahkan dalam beberapa pertemuan kadang kami lontarkan beberapa pertanyaan, Apa sih ilmu itu? bagaiaman prosesnya samapi kita punya ilmu? Bagaimana kita mendapatkan ilmu?

Dalam pengantar sambutan buku tua ini dijelaskan bahwa kitab ta’limul muta’llim ini adalah diwajibkan dihampir pesantren di Indonesia. Kitab ini semacam kode etik bagi santri baik ketika masih menuntu ilmu, maupun kelak ketika menjadi seorang guru. Dalam buku ini juga dijelaskan bagaimana murid harus bersikap terhadapap ilmu, terhadap guru, terhadap kitab dan juga bagaimana cara mengamalkan ilmu itu sendiri. Buku tua ini sering kami baca sebagai bahan bacaan “pengingat” akan derasnya informasi yang semakin mudah kami dapatkan.

Sering juga isi dari buku ini kami berikan sebagai “flash” atau instant massage saat kami memberikan beberapa layanan sinau bareng dengan beberapa murid saat melakukan kegiatan outdoor learning yang kami adakan. Semoga pengarang buku ini selalu mendapatkan amal yang mulia atas disusunya buku tua ini. amin

Jelang Ramadhan 1434 H

08/07/2013 § Leave a comment

Marhaban ya ramadhan…¬† Selamat menunaikan ibadah ramadhan 2013 bagi yang menjalankannya hari ini, 8 juli 2013 ataupun besok tanggal 9 Juli dan atau tanggal 10 Juli 2013.

Dengan segala fenomena yang mengiringi penentuan hari peratama puasa bukan berarti kita tidak peduli dan tidak mengerti. yang lebih penting adalah bagaimana kita saling menghargai dan menghormati selain prinsip keimanan yang kita yakini. Kalau ada yang tidak setuju dengan pendapat yang lain tentu akan lebih baik kalau tidak saling menyalahkan dan ayo saling bertoleransi untuk kedamaian di muka bumi.

Bukan berarti cuek dengan apa yang terjadi, bukan berarti tidak mengerti tentang apa yang jadi perbedaan. Kita hanya sebagai makhlu ciptaan Tuhan. Matahari, bulan , bintang dan yang ada di dunia adalah ciptaan Tuhan. Hal ini menunjukkan hanya Tuhan yang tahu kebenaran ciptaannya. Kita manusia hanya bisa menafsirkan tentang apa yang terjadi dan berusaha untuk selalu mempelajarinya.

 

Teklek cemplung kalen

07/07/2013 § Leave a comment

Setelah hampir 2 tahun tak menulis di sini, malam ini akhirnya kembali ku aktifkan wordpress ini untuk sekedar melepas kangen… kalau bisa sih aktif seterunya lagi. teklek cemplun kalen, daripada buat lagi mending kembali lagi. Dua tahun melupakan ini karena disibukkan¬† menjadi makelar online rafting dan belajar bersama dengan kawan kawan dalam kegiatan outdoor learning.

Setelah kebutuhan untuk kembali semakin kuat dengan sebuah harapan yang lebih besar, kembali ke depan layar untuk mencatat jejak harus kami lakukan kembali. Visi mengembangkan Training – Adventure – Media menjadi sebuah kesatuan layanan terbaik dibawah naungan sina sinu Indonesia menjadi sebuah arah yang harus mulai kami bangun pondasinya agar menjadi bangunan yang lebih kokh dan kuat.

Mengganti baju baru “themes” yang lebih simple adalah langkah upaya agar lebih gesit dan lincah dalam pergerakan menjadi yang lebih baik. Nilai yang turun dalam alexa dan perjuangan pagerank adalah sebuah sangsi moral yang harus kami terima karena membiarkan ladang ini merana tanpa garap. Yang penting malam ini memulai langkah kecil untuk menuju yang lebih baik dengan selalu tersenyum.

Where Am I?

You are currently viewing the archives for July, 2013 at My Adventure.