Sinau Bareng: Quantum Memory Vs Ta’lim Muta’allim

08/04/2010 § Leave a comment

  SINAU BARENG. 

  Kepada Yth.:

 Guru

Fasilitator

Pelatih

Manusia Pembelajar

Yang pernah berinteraksi dengan

Muhammad Asruri Syam 

WARNING ! 

Tulisan dan Kegiatan ini adalah sebuah proses yang saling berkaitan

Segala informasi yang ada dilarang untuk digandakan, difotokopi dan atau digunakan dalam kegiatan lain tanpa seijin dan “Merguru” pada ahlinya.

 Alhamdulillah, tulisan rekodoyo utek ini akhirnya berhasil tertulis yang selama ini menjadi letupan kecil di otak yang selalu menemani hari-hari, sebagai bagian lakune rogo untuk kebaikan dan mencari makna seorang pembelajar. Semoga membawa hikmah perenungan tentang siapa diri kita dan untuk apa kita ada di dunia ini

 Petunjuk

Tema Fasilitator, dan Pemimpin untuk dibaca dan dipahami

Ketrampilan Pemimpin, dan ketrampilan Fasilitator untuk di kerjakan

Mata pelajaran Kimia, Biologi, dan sosiologi untuk dihapalkan sampai hari kamis

Jombang

Saat Hujan deras, pukul 15.20 wib di Ruang transit fasilitator WTCe

5 April 2010

FASILITATOR

Antara “Guru dan Murid” yang menjadi sebuah tanya

TANPA alasan yang jelas, Kami percaya kita mampu dan BISA mengerjakan kegiatan ini.! Renungkanlah dan pahami!

Tahukah kita tentang istilah Guru dan Murid?  Untuk apa ada Guru dan Murid?

Apa sih Guru itu? Apakah ada syarat untuk menjadi seorang guru? Apa sih tugas dan tanggung jawab seorang Guru? pernahkah kita menjadi seorang Guru? Apa sih pengertian murid itu? Pernahkah kita menjadi seorang murid? Dan apa juga syarat menjadi seorang murid? Apa juga sih tugas dan tanggung jawab seorang Murid?

Dengan menjawab beberapa pertanyaan di atas, sudah pernahkah kita menjadi Guru dan Murid?

Entah kenapa dan mengapa kita akhirnya kita memilih untuk menjadi seorang Fasilitator/Trainer? Kalau begitu, apakah antara Guru dan Fasilitator ada bedanya? Pernahkah kita bertanya pada diri kita, bagaimana seharusnya kita Kalau menjadi guru? bagaimana seharusnya kita Kalau menjadi Fasilitator? bagaimana seharusnya kita Kalau menjadi Murid?

OK, kalau kita masih ragu mengaku menjadi “GURU”

Pernahkah kita mengaku sebagai “Murid”? Kalau begitu siapa Guru Kita? Sudahkah kita bersikap menjadi seorang Murid? Dan apa yang sudah kita dapatkan/pelajari?

Jadi Fasilitator….Bisa jadi terpaksa karena mencari pekerja lain belum dapat? Atau entah kenapa tanpa kita sadari kita akhirnya menjadi seorang fasilitator! Atau dari pada tidak ada kegiatan, ya lumayan bisa dapat uang untuk menyambung hidup!

“Apa yang diperbuat orang lain terhadap kita adalah apa yang kita perbuat terhadap orang lain!” setujukah kita dengan kalimat ini?

Saat kita menjadi Guru, sudahkah kita menjadi Guru sejati? (Oh…guru sejati adalah: kita kembalikan dari makna, arti, tugas dan tanggung jawab Guru dan kita renungkan jauh lebih dalam). Ngapain juga susah-susah jadi Guru? Saat kita meneriakkan perubahan, sudahkah kita berubah? Saat kita mengharuskan disiplin, sudahkah kita disiplin, saat kita mengatakan konsentrasi sudahkah kita konsentrasi? Dan tentu banyak hal yang sudah kita teriakkan……sudahkah kita teriak untuk diri kita?

Saat kita menjadi Murid, sudahkah kita menjadi murid sejati?

Ngapain juga susah-susah jadi murid? Sudahkah kita selalu belajar, sudahkah kita taat dan menghormati guru kita, sudahkah kita menjadi manusia pembelajar?

 Jadi murid susah…. jadi guru juga susah….,jadi karyawan juga susah……Emang jadi orang kaya tidak susah… terus kita mau jadi apa?

Tidak ada manusia yang sempurna, kesempurnaan hanya Alloh! Setujukah Kita dengan kalimat tersebut? Kenapa? Terus apa yang kita lakukan?

Mungkin juga ada dari kita yang menjadi pusing menjawab pertanyaan dan kegiatan ini…..akhirnya kita mengambil napas panjang dan membiarkan tulisan ini.

………….Rekodoyo utek…….dadi mumet….nek wis mumet….. apa akan kita biarkan? Kalau dibiarkan apa suatu saat kita tidak akan dapat pertanyaan yang sama walaupun berbeda masalah? Kita harus memelih…atau GOLPUT !

PEMIMPIN

Memimpin atau dipimpin

“..Bosen dipimpin orang terus menerus…” adalah pemikiran yang kadang muncul dalam otak, saat kita merasakan tidak puas akan apa yang kita hadapi dalam menjalani hidup. Hal ini akhirnya melahirkan ide “aku pingin jadi Pemimpin”. Sebuah ledakan kecil sesaat yang menimbulkan jejak sejarah dalam pemikiran untuk menjadi pemimpin.

Membayangkan “memimpin” adalah sebuah kenikmatan sesaat yang jelas pernah muncul dalam pemikiran manusia. Enak ya jadi pemimpin… bisa memerintah orang, bisa membuat perubahan, bisa seenaknya berbuat, bisa duduk santai, bisa marah marah, bisa memecat orang, dihormati orang, dihargai orang, dinomor satukan….

Sementara saat dipimpin sering orang merasa tidak bisa bebas, terkekang dan diatur oleh orang lain. Mengikuti apa yang dikehendaki pemimpin adalah kebiaasaan yang sering dilakukan tanpa boleh bertanya untuk apa dan tujuannya apa.

Sering orang tidak menyadari kalau sebenarnya sudah sering mengalami dan menjalankan sebagai pemimpin dan dipimpin. Yang masih jarang adalah berpikir untuk apa kita memimpin dan dipimpin, mengapa kita harus memimpin dan dipimpin, bagaimana menjadi pemimpin yang benar dan bagaimana menjadi pengikut yang benar. Dalam keluarga ada pemimpin rumah tangga, dalam hal ini adalah seorang Bapak sebagai pemimpin rumah tangga, seorang Ibu memimpin anak-anaknya untuk berproses, seorang kakak memimpin adiknya untuk menjadi lebih baik. Dalam kehidupan sekolah ada kepala sekolah, Wali kelas, ketua kelas dan kadang ada yang memimpin beberapa anak untuk kegiatan ekstra dan ada juga pemimpin non formal “pemimpin genk bolos, pemimpin anak jail, dll”.

Guru juga pemimpin untuk muridnya. Cerita Khidzir dan Musa menggambarkan sebuah makna hubungan Guru dan murid. Seorang murid yang harus mengikuti apa yang dikatakan sang Guru tanpa boleh bertanya apa maksudnya. Cerita ini menggambarkan seorang Pemimpin “Guru” yang tahu akan bagaimana dan kemana sang pengikut “Murid” harus belajar. Akhirnya mengkristal bagaimana sih Pemimpin yang sejati?

Beranikah kita menjadi seorang pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban? Dan bagaimana menjadi pemimpin yang benar dan siap mempertangungjawabkan amanah pemimpin? Sudahkah kita mempelajari ilmu memimpin dan dipimpin?

SKILLs
Knowledge

 

Attitude

 

Kalau kita pingin menjadi seorang pemimpin, coba kita tanya pada diri kita sendiri apa makna dari gambar tersebut. Dan sudahkah kita bisa memimpin diri kita sendiri.

KETRAMPILAN KEPEMIMPINAN

 

Memimpin diri sendiri untuk tidak menyerah “OPEN BOOK” adalah langkah awal pemimpin untuk selalu berpegang pada “Who is a Leader”.

Jawab ke-21 pertanyaan ini secara tertulis!

  1. Apa yang dimaksud dengan leader dan leadership?
  2. Pernahkah anda menjadi seorang pemimpin? Siapa yang anda pimpin? Dan bagaimana anda memimpin?
  3. Pernahkah anda mengamati seorang pemimpin? Ada berapa tipe pemimpin yang anda ketahui?
  4. Seandainya anda meminpin tipe apa yang anda gunakan untuk memimpin?
  5. Apakah yang dimaksud dengan konflik?
  6. Bagaimana mengelola konflik?
  7. Jika terjadi konflik, Bagaimana anda menyelesaikan konflik?
  8. Apa yang dimaksud emosi? marah? Kecewa? Jengkel?
  9. Pernahkah Anda Marah? Bagaimana mengelolanya?
  10. Seandainya anda marah kepada bawahan yang anda pimpin bagaimana cara mengelolanya?
  11. Apa yang dimaksud fungsi manajemen?
  12. Apa yang dimaksud berorientasi pada detail?
  13. Seorang pemimpin yang baik adalah seorang yang punya visi? Apa visi anda? Untuk siapa anda punya visi?
  14. Jika harus memecat seorang karyawan atau bawahan bagaimana anda melakukannya?
  15. Apa pengertian kerjasama? Bagaimana anda akan mengajak bawahan anda untuk bekerjasama?
  16. Apa yang anda lakukan sebagai pemimpin jika ada anak buah anda yang berbeda tujuan dengan anda? Jelaskan!
  17. Jika anda tidak tahu tentang suatu hal dan ternyata ada anak buah anda yang mengetahuinya bagaimana anda meminta penjelasan kepada anak buah anda?
  18. Menurut anda apa saja sih tugas seorang pemimpin pelatihan “Training Manager”?
  19. Kepinginkah anda menjadi seorang “Training Manager”? Kenapa?
  20. Apa yang anda pahami dari gambar ini? Jelaskan!

 

SKILLs
Attitude
Knowledge

 

  1. Jika dihubungkan dengan kepemimpinan dan anda diminta untuk analisa SWOT diri, dari Skills, Knowledge dan attitude apa kelebihan dan kekurangan anda?

 

Setelah menjawab 21 pertanyaan diatas, apa yang anda pahami dan simpulkan? Masih beranikah anda untuk menjadi seorang pemimpin?

KETRAMPILAN FASILITATOR

Menyerah “OPEN BOOK” adalah langkah terakhir seorang fasilitator sebagai usaha untuk selalu berpegang pada “learning is never ending adventures”.

Jawab ke 25 pertanyaan ini secara tertulis!

  1. Menurut kita, apakah kita seorang fasilitator pelatihan? Apa pengertian dari fasilitator?
  2. Apa syarat untuk menjadi fasilitator?
  3. Apa tugas dan tanggung jawab seorang fasilitator?
  4. Kalau susah memahami istilah “fasilitator”, saat kita melakukan aktivitas pelatihan outbound selama ini kita menjadi apa? Dan apa tugas dan tanggung jawab yang kita lakukan?
  5. Apa beda dari pedagogi dan andragogi? Bagaimana penerapan dalam pelatihan?
  6. Saat menjadi Fasilitator/Guru/Ustadz/Trainer/pelatih/instruktur/dosen/ Penceramah atau apapun istilah kita, menurut kita bagaimana seharusnya murid/siswa.pembelajar/peserta latih bersikap?
  7. Apa yang dimaksud dengan belajar?
  8. Menurut kita, bagaimana bisa berhasil dalam belajar?
  9. Saat mengikuti pelatihan/outbound/camp, apa sih yang dipelajari peserta latih?
  10. Untuk belajar apa sih peserta susah payah ikut pelatihan/outbound/ camp yang selama ini kita fasilitasi?
  11. Bagaimana informasi bisa sampai di otak?
  12. Apa fungsi dari otak kanan dan otak kiri?
  13. Apa yang dimaksud dengan aspek Kongnitif, aspek psikomotorik dan aspek afektif?
  14. Bagaimana contoh konkrit dalam proses pelatihan, ketiga aspek tersebut diterapkan?
  15. Bagaimana kita memfasilitasi pelatihan, dan akhirnya peserta bisa paham dan berhasil dalam belajar? Apa yang kita lakukan?
  16. Apa yang dimaksud dari Good cooking, Good listening, Good facilitating?
  17. “SLANT cocok untukku” Sit up, Lean forward, Ask Question, Nod your head dan Talk to your teacher. Apa yang kita pahami dari kalimat tersebut
  18. Apa maksud dari prinsip 10 24 7
  19. Apa yang dimaksud dengan experiential learning?
  20. Gambarkan proses experiential learning cyrcle menurut david a kolb ! Jelaskan !
  21. Apa yang dimaksud dengan istilah Fact, Feeling, Finding dan Future dalam proses memfasilitasi? Dan bagaimana contoh konkrit saat kita memfasilitasi?
  22. Salah satu teknik fasilitasi adalah “speak on behalf the experience” apa maksudnya dan bagaimana contohnya.
  23. apa yang dimaksud “ice breaking” dan apa kegunaanya?
  24. Sebutkan 3 contoh kegiatan ice breaking beserta cara dan prosedur aturan mainnya!
  25.  Apa yang dimaksud modalitas Visual, Auditori dan Kinestetik dan bagaimana penggunaannya?

 

Setelah menjawab 25 pertanyaan ini apa yang bisa kita pelajari? Kesimpulan apa yang kita buat?

LAMBANG UNSUR

[ Materi pelajaran Sains Kimia SMP kelas VIII ]

Semua materi yang ada di Bumi ini terbuat dari Unsur

Unsur adalah zat murni (tunggal) yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa, dengan kata lain Unsur adalah zat paling sederhana yang membentuk suatu materi.

Setelah Jaman Mesir dan Yunani kuno, John Dalton mencoba menyederhanakan lambang unsur-unsur, namun masih punya kelemahan. Pada tahun 1814, seorang ahli kimia swedia Jons Jacob Berzelius, mengemukakan lambang unsur yang digunakan hingga sekarang. Lambang ini berlaku secara universal di seluruh dunia.

I. Unsur dengan lambang satu huruf

Nama Indonesia Nama Latin Lambang
hidrogen hydrogenium H
karbon carbonium C
oksigen oxygenium O
nitrogen nytrogenium N
boron circlr B
circle phosphorus P
blearing sulphur S
fluorine flourier F
iodine iodium I
kalium kalium K
uranium uranium U

 

II. Unsur dengan lambang dua huruf

Nama Indonesia Nama Latin Lambang
kalsium calsium Ca
kadmium cadmium Cd
klorin chlorium Cl
kobalt cobaltum Co
kromium chromium Cr
tembaga cuprum Cu
natrium natrium Na
neon neon Ne
nikel nickelum Ni
perak argentum Ag
aluiunium aluminium Al
emas aurum Au
arsen arsenium As
argon argonium Ar

 

Nama Indonesia Nama Latin Lambang
barium barium Ba
bismuth bismuth Bi
bromin bromium Br
besi ferrum Fe
galium galium Ga
helium helium He
raksa hydrargyrum Hg
litium lithium Li
magnesium magnesium Mg
mangan manganium Mn
platina platinum Pt
silikon silicum Si
timah stannum Sn
zink zincum Zn

 

III. Unsur dengan lambang tiga huruf

Nama Indonesia Nama Latin Lambang
ununbium ununbium Uub
ununquadium ununquadium Uuq
ununheksium ununheksium Uuh
ununoktium ununoktium Uuo

 

FOTOSINTESIS

[ Mata Pelajaran Sains biologi SMP kelas VIII ]

TAHUKAH KAMU ?

Bagaimanakah proses fotosintesis terjadi?

Siapa sajakah ilmuwan yang meneliti proses fotosintesis?

Apa sajakah syarat-syarat terjadinya fotosintesis?

Apakah semua bagian tumbuhan melakukan fotosintesis?

Apakah pentingnya fotosintesis bagi tumbuhan, hewan, dan manusia?

I. SEJARAH PENEMUAN FOTOSINTESIS

  • Pada awalnya orang menganggap bahwa akar”memakan” tanah, seperti yang dikemukakan oleh Aristoteles,konsep fotosintesis dimulai pada abad ke-17 ketika van Helmont menyatakan bahwa pertumbuhan tumbuhan disebabkan adanya air dan bukan tanah.
  • Pada tahun 1772, Josept Priestley melakukan penelitian dan penyimpulan bahwa tumbuhan mengubah udara yang dikeluarkan hewan menjadi udara segar.
  • Pada tahun 1779, Jan Ingenhousz membuktikan bahwa pada fotosintesis dilepaskan oksigen.
  • Jean senebier (1782) menyebutkan gas yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk fotosintesis adalah karbon dioksida, dan merupakan sumber karbon bagi tumbuhan hijau. Pada tahun 1842, Robert Meyer menyatakan bahwa energi cahaya matahari diserap oleh tumbuhan hijau selanjutnya di ubah menjadi energi kimia.
  • Sach (1860) membuktikan bahwa pada fotosintesis akan terbentuk karbohidrat (amilum), Blackman (1905) menunjukan bahwa pada proses fotosintesis terjadi raksi gelap yang tidak membutuhkan cahaya. Hill (1937) barhasil mengikuti kegiatan kloroplas yang telah dipisahkan dari sel hidup. Kloroplas itu jika disinari mampu menghasilkan oksigen.

 

II. PROSES FOTOSINTESIS

A. Apakah fotosintesis itu?

Fotosintesis adalah mengolah bahan sederhana menjadi bahan yang kompleks dengan adanya cahaya. Sebenarnya, proses fotosintesis bukanlah reaksi tunggal, melainkan terdiri dari beberapa tahap reaksi yang kompleks. Reaksi-reaksi yang terjadi dapat dituliskan secara sederhana  sebagai berikut:

                                                                              cahaya

6CO2       +        6H2O                                    C6H12O6      +       6O2    

                                                                              klorofil

B. Tahap-tahap Fotosintesis

Proses fotosintesis yang terjadi di kloroplas melalui dua tahap reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap.

a. Raksi terang berlangsung dengan cahaya

Dalam tahap ini klorofil menyerap cahaya merah. Energi yang ditangkap oleh klorofil digunakan untuk memecah molekul air. Pemecahan ini disebut fotolisis. Fotolisis dapat ditulis sebagai berikut;

2H2O 2H2 + O2    

b. Reaksi gelap berlangsung tanpa cahaya. Pada proses ini terjadi pengikatan karbon dioksida di dalam daun.

C. Hasil Akhir Fotosintesis

Secara umum karbohidrat dianggap sebagai hasil akhir fotosintesis. Sebenarnay hasil akhir fotosintesis adalah gula sederhana beratom C-3.

Glukosa diangkut melalui floem ke sel-sel akar untuk keperluan tumbuhan itu sendiri. Sisanya diubah ke dalam bentuk lain yaitu menjadi amilum, protein, dan lipid yang disimpan untuk cadangan makanan.

Hasil lain dari proses fotosintesis yaitu berupa oksigen. Oksigen dilepas ke lingkungan melalui stomata. Oksigen yang dilepas dimanfaatkan oleh organisme lain untuk proses pernapasan.

III. BAGIAN DAUN YANG BERPERAN DALAM FOTOSINTESIS

Pada permukaan luar epidemis bawah dan atas biasanya dilindungi oleh lapisan kutikula dan kadang-kadang sebelah luarnya lagi terdapat lapisan lilin. Lapisan kutikula dan lilin ini berguna untuk mencegah penguapan air (transpirasi) berlebihan dan menambah kekuatan di antara sel-sel epidemis daun terdapat mulut daun (stomata). Fungsi stomata sebagai pengatur penguapan, pengatur masuknya gas CO2  dari udara dan keluarnya gas O2 ke udara selama fotosintesis berlangsung dan arah sebaliknya pada waktu respirasi berlangsung.

Mesofil merupakan jaringan dasar yang terletak antara epidemis atas dan epidemis bawah. Pada tumbuhan monokotil, mesofilnya tersusun atas parenkima yang seragam. Pada daun dikotil, parenkimia umumnya berkembang menjadi palisade (jaringan tiang, jaringan pagar) dan spons (jaringan bunga karang).mesofil merupakan daerah fotosintesis utama karena mengandung kloroplas.

Organel yang berperan dalam fotosintesis adalah kloroplas. Organel tersebut berisi pigmen klorofil yang menyebabkan warna hijau pada tumbuhan. Di setiap sel terdapat 40-50 kloroplas. Di dalam kloroplas inilah penyerapan sinar oleh klorofil dimulai pada proses fotosintesis. 


 

 

INTERAKSI SOSIAL

[ Mata Pelajaran Sosiologi SMA kelas X ]

A. Hakikat Interaksi Sosial

Pengertian Interkasi Sosial

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, interksi di definisikan sebagai hal saling melakukan aksi, berhubungan, mempengaruhi. Dengan demikian interaksi sosial adlah hubungan sosial (saling aksi atau memperangaruhi) yang dinamis antara orang perseorangan da orang perseorangan, antara perseorangan dan kelompok, dan antara kelompok dan kelompok. Sementara Gillin dan Gllin mengartikan interaksi sosial sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antar indiviidu, individu dan kelompok atau antarkelompok.

Menurut Charles P. Loomis, sebuah hubungan bisa disebut interaksi sosial jika memiliki cirri-ciri berikut.

–          Jumlah pelaku dua orang atau lebih

–          Adanya komunikasi antarpelaku dengan menggunakan symbol atau lambang

–          Adanya suatu dimensi waktu yang meliputi masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

–          Adanya tujuan yang hendak dicapai sebagai hasil dari interaksi tersebut

.

Syarat Terjadinya Interaksi Sosial

Menurut Soerjono Soerkanto, Interaksi sosial tidak mungkin terjadi tanpa adanya dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi.

Kontak Sosial

Kata kontak (bahasa inggris: Contact) berasal dari bahasa Latin Con atau Cum yang artinya barsama-sama dan tangere yang artinya menyentuh. Jadi, kontak berarti bersama-sama menyentuh. Dalam pengertian sosiologi, kontak sosial tidak selalu terjadi melalui interaksi atau hubungan fisik, sebab orang bisa melakukan kontak sosial dengan pihak lain tanpa menyentuhnya,

Kontak sosial memiliki sifat-sifat sebagai berikut.

– Kontak sosial dapat bersifat positif atau negatife.

– Kontak sosial dapat bersifat primer atau sekunder, Kontak sosial primer terjadi apabila orang-orang yang berhubungan langsung bertemu muka. Sementara itu, kontak sekunder terjadi apabila yang berhubungan membutuhkan suatu perantara.

Komunikasi

Arti penting komunikasi adalah seseorang memberi tafsiran terhadap perilaku (dapat berbentuk pembicaraan, gerakan-gerakan fisik, atau sikap) dan perasaan-perasaan yang ingin disampaikan orang lain kepada orang tersebut. Lalu orang yang memberi tafsiran bereaksi terhadap orang tersebut.

Ada lima unsur pokok dalam komunikasi. Kelima unsure tersebut adalah sebagai berikut.

–          Komunikator, yaitu orang yang menyampaikan pesan, perasaan, atau pikiran kepada pihak lain.

–          Komunikan, yaitu orang atau sekelompok orang yang dikirimi pesan, pikiran, atau perasaan.

–          Pesan, yaitu sesuatu yang disampaikan oleh kominikator. Pesan dapat berupa informasi, intruksi, dan perasaan.

–          Media, yaitu cara pesan disampaikan. Media komunikasi dapat berupa lisan, tulisan, gambar, dan film.

–          Efek, yaitu perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan, setelah mendapatkan pesan dari komunikator.

Ada tiga tahap penting dalam proses komunikasi. Ketiga tahap tersebut adalah sebagai berikut.

–          Enconding. Pada tahap ini, gagasan atau program yang akan dikomunikasikan diwujudkan dalam kalimat atau gambar.

–          Penyampaian. Pada tahap ini, istilah atau gagasan yang sudah diwujudkan dalam bentuk kalimat dan gambar disampaikan.

–          Deconding. Pada tahap ini dilakukan proses mencerna dan memahami kalimat serta gambar yang diterima menurut pengalaman yang dimiliki.

Untuk mempelajari interaksi sosial, sosiologi menggunakan pendekatan tertentu yang dikenal dengan sebutan perspektif interaksionis (interactionist perspective).

Salah satu pendekatan yang terkenal dalam perpektife interaksionis adalah interaksionisme simbolik.

 

Menurut Herbert Blumer, ada tiga pokok pikiran interaksionisme simbolik, yaitu act, thing dan meaning. Seseorang bertindak (act) terhadap sesuatu (thing) berdasarkan arti sesuatu itu menurutnya (meaning).

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Sinau Bareng: Quantum Memory Vs Ta’lim Muta’allim at My Adventure.

meta

%d bloggers like this: